Jakarta – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menerima kunjungan silaturahmi dari dua tokoh penting pemerintahan, yakni Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, dan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. Pertemuan berlangsung di kediaman Megawati di kawasan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.
Menurut Dasco, pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan dilakukan secara empat mata, membahas tema besar mengenai persatuan nasional dan masa depan bangsa.
“Kami berbicara soal bagaimana membangun Indonesia ke depan secara bersama-sama,” ujar Dasco
Dasco juga mengungkapkan bahwa dalam kesempatan itu ia menerima sejumlah wejangan dan masukan dari Megawati untuk kemaslahatan bangsa dan negara. “Semuanya demi Indonesia yang lebih baik,” lanjutnya.

Silaturahmi Sarat Makna Politik
Pernyataan senada datang dari Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, yang mengatakan bahwa tradisi makan dan duduk bersama dalam politik adalah bentuk silaturahmi luhur, bagian dari nilai-nilai ajaran Nabi Ibrahim AS.
Sementara itu, pengamat politik dari BRIN, Wasisto Raharjo Jati, melihat pertemuan ini sebagai strategi konsolidasi kekuasaan Presiden Prabowo. Menurutnya, Prabowo tengah berusaha merangkul PDI-P untuk memperkuat barisan politiknya tanpa mengesampingkan hubungan baik dengan mantan Presiden Jokowi.
“Ini adalah langkah taktis membangun poros tengah kekuasaan yang utuh, sekaligus menjaga stabilitas politik nasional,” ujar Wasisto dalam wawancara dengan Kompas Nasional.
Sinyal Rekonsiliasi Politik Prabowo – PDIP
Pertemuan ini memunculkan spekulasi bahwa PDI Perjuangan akan mendekat ke koalisi pemerintahan Prabowo, meski belum ada pernyataan resmi terkait posisi dalam kabinet. Para pengamat menyebutkan, pendekatan ini bisa memperkuat legitimasi pemerintahan baru di tengah berbagai tantangan nasional.