Jakarta, 30 Juni 2025 — Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan signifikan sebesar 286,03 poin atau 4,79% ke level 6.254,02 pada perdagangan Kamis (20/6), investor asing justru melakukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp 751,6 miliar.
IHSG menguat didorong sentimen eksternal yang positif dan arus masuk dana domestik, namun investor asing memilih melepas sejumlah saham unggulan untuk merealisasi keuntungan. Investor asing di Bursa Efek Indonesia yang menjadi penjual utama pada sesi tersebut. Perdagangan berlangsung di Bursa Efek Indonesia, Kamis, 20 Juni 2025.
Aksi ini diyakini sebagai bentuk rebalancing portofolio untuk mengunci profit dan mengurangi eksposur terhadap risiko gejolak global. Analis memperkirakan IHSG akan mengalami konsolidasi teknikal setelah lonjakan kuat. Investor disarankan memantau sentimen global, data makro domestik, serta pergerakan asing pada saham blue chip.
Saham Net Sell Terbesar Asing
No | Saham | Nilai Net Sell (Rp miliar) |
---|---|---|
1 | BMRI (Bank Mandiri) | 494,69 |
2 | BBNI (Bank Negara Indonesia) | 212,92 |
3 | BBRI (Bank Rakyat Indonesia) | 188,02 |
4 | BBCA (Bank Central Asia) | 111,24 |
5 | TLKM (Telkom Indonesia) | 87,57 |
6 | ITMG (Indo Tambangraya Megah) | 29,21 |
7 | PWON (Pakuwon Jati) | 28,94 |
8 | ICBP (Indofood CBP Sukses Makmur) | 27,61 |
9 | ADRO (Alam Tri Resources) | 20,99 |
10 | BUKA (Bukalapak.com) | 20,20 |
Investor perlu cermat memilih saham yang tahan gejolak dan mengantisipasi potensi koreksi jangka pendek di tengah net sell asing yang masih substansial.