Become a member

Get the best offers and updates relating to Liberty Case News.

― Advertisement ―

spot_img

Mahasiswa ITS Terjun ke Daerah Transmigrasi Lewat Ekspedisi Patriot 2025

Surabaya, 25 Agustus 2025 – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melepas 228 mahasiswa untuk mengikuti Ekspedisi Patriot 2025, sebuah program pengabdian masyarakat yang berfokus...
HomePolitikKedekatan Bobby Nasution dan Tersangka Topan Ginting Disorot MAKI

Kedekatan Bobby Nasution dan Tersangka Topan Ginting Disorot MAKI

Jakarta, 30 Juni 2025 — Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) membongkar kedekatan antara Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumut, Topan Obaja Putra Ginting, yang baru saja ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap proyek infrastruktur.

Topan Ginting ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK pada 26 Juni 2025 di Mandailing Natal. Ia kemudian dibawa ke Jakarta dan ditahan bersama sejumlah pihak lainnya terkait dugaan korupsi proyek jalan di Dinas PUPR dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah I Sumut senilai ratusan miliar rupiah.

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, menyebut bahwa Topan Ginting bukan hanya pejabat karier biasa, melainkan orang dekat Bobby Nasution sejak masa kampanye Pilkada Medan 2020. Menurut MAKI, Topan merupakan bagian dari tim pemenangan Bobby dan terus mendapat promosi jabatan strategis hingga dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Sumut.

“Ini bukan relasi formal biasa. Hubungan keduanya sangat dekat sejak awal. Dari tim kampanye, lalu naik jadi pejabat penting, dan kini terkait kasus besar. Ini pola favoritisme yang berbahaya,” kata Boyamin kepada media, Senin (30/6).

Kedekatan itu, lanjut Boyamin, mencerminkan adanya praktik politik balas budi yang bisa mencederai profesionalisme birokrasi. MAKI menyebut hal ini sebagai praktik “birokrasi koboi”, di mana loyalitas politik lebih dominan daripada integritas dan kapasitas profesional.

Penangkapan Topan Ginting menambah daftar panjang pejabat daerah yang terseret kasus korupsi proyek infrastruktur. Dalam perkara ini, KPK menduga terjadi pengaturan lelang dan penerimaan suap dari kontraktor untuk memuluskan pengerjaan proyek jalan.

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum menyampaikan indikasi keterlibatan langsung Bobby Nasution dalam perkara tersebut. Namun MAKI mendesak agar KPK menelusuri lebih jauh dugaan jejaring kekuasaan dan potensi konflik kepentingan di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Sementara itu, pihak Bobby Nasution belum memberikan pernyataan resmi menanggapi sorotan tersebut.