Jakarta, 2 Juli 2025 – Presiden Prabowo Subianto memberikan sinyal kuat akan adanya perombakan kabinet dalam waktu dekat. Dalam beberapa pernyataan publik, ia menegaskan bahwa para menteri yang dinilai lamban dalam bekerja dan tidak sejalan dengan visi pemerintahan akan segera diganti.
“Kalau kamu enggak cepat, ya kita ganti. Sederhana,” tegas Prabowo dalam sebuah kesempatan resmi, menekankan pentingnya efisiensi dan kecepatan dalam pelaksanaan program kerja pemerintah.
Pernyataan tersebut dianggap sebagai bentuk peringatan keras kepada jajaran kabinet, terutama setelah muncul sejumlah evaluasi publik terhadap kinerja kementerian pada 100 hari pertama masa pemerintahannya. Sinyal reshuffle ini juga mengemuka setelah sejumlah laporan menunjukkan bahwa beberapa kementerian mengalami stagnasi program serta rendahnya penyerapan anggaran.
Evaluasi Kinerja Menteri
Beberapa sumber internal menyebutkan bahwa Presiden Prabowo tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja para pembantunya. Fokus utama evaluasi berada pada kementerian di bidang ekonomi, kesejahteraan rakyat, dan pembangunan daerah. Beberapa nama yang disebut-sebut dalam evaluasi awal antara lain berasal dari Kementerian Kehutanan, Kementerian Koperasi dan UMKM, serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Meski demikian, pihak Istana masih belum memberikan konfirmasi resmi terkait waktu pelaksanaan reshuffle. Kepala Komunikasi Presiden, Hasan Nasbi, menyebutkan bahwa perombakan kabinet “mungkin saja terjadi”, namun belum masuk agenda prioritas jangka pendek.
Respons Parlemen dan Partai Koalisi
Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menyatakan bahwa pernyataan Presiden merupakan bentuk kontrol dan dorongan agar para menteri lebih progresif dalam bekerja. Ia menegaskan reshuffle adalah hak prerogatif presiden dan partai pendukung akan menghormati keputusan tersebut.
“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Prabowo. Yang jelas, kami semua mendukung pemerintahan ini agar efektif dan mampu memenuhi janji kampanye kepada rakyat,” ujar Doli dalam keterangannya kepada media.
Perombakan Kabinet Tinggal Menunggu Waktu?
Meskipun belum ada jadwal pasti, pernyataan tegas dari Presiden Prabowo diyakini sebagai bentuk tekanan politik agar para menteri meningkatkan kinerja. Dalam konteks pemerintahan baru yang dituntut cepat dan responsif, reshuffle kabinet tampaknya tinggal menunggu waktu.