Become a member

Get the best offers and updates relating to Liberty Case News.

― Advertisement ―

spot_img

Mahasiswa ITS Terjun ke Daerah Transmigrasi Lewat Ekspedisi Patriot 2025

Surabaya, 25 Agustus 2025 – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melepas 228 mahasiswa untuk mengikuti Ekspedisi Patriot 2025, sebuah program pengabdian masyarakat yang berfokus...
HomeEconomyEkonomiMayjen TNI Achmad Rizal Ramdhani Resmi Jabat Dirut Bulog

Mayjen TNI Achmad Rizal Ramdhani Resmi Jabat Dirut Bulog

Jakarta, 6 Juli 2025 — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir resmi menunjuk Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Achmad Rizal Ramdhani sebagai Direktur Utama Perum Bulog. Penunjukan ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-192/MBU/07/2025 tertanggal 3 Juli 2025.

Achmad Rizal menggantikan Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya yang mengundurkan diri dari jabatan tersebut dan kembali ke dinas aktif di TNI. Penunjukan ini menjadikan Rizal sebagai perwira aktif kedua yang memimpin Bulog dalam kurun satu tahun terakhir.

Menteri Erick Thohir menjelaskan bahwa penunjukan perwira TNI aktif sebagai pimpinan Bulog merupakan bagian dari langkah penyegaran dan percepatan kerja Bulog dalam mencapai target strategis nasional, terutama di sektor ketahanan pangan.

“Kita ingin eksekusi lebih cepat, tidak hanya bicara program. Saya percaya Mayjen Rizal bisa langsung bergerak karena sudah terbiasa bekerja dalam sistem yang rapi dan tegas,” ujar Erick dalam konferensi pers, Sabtu (6/7/2025).

Mayjen TNI Achmad Rizal Ramdhani adalah perwira tinggi TNI AD lulusan Akademi Militer 1993. Ia pernah menjabat sebagai Panglima Kodam IX/Udayana dan staf ahli di Kementerian Pertahanan. Dengan latar belakang tersebut, Erick menilai Rizal memiliki pengalaman manajerial dan operasional yang mumpuni untuk mengelola logistik nasional melalui Bulog.

Di bawah kepemimpinan Rizal, Bulog ditargetkan menyerap minimal 3 juta ton gabah dari petani pada tahun ini. Hingga pertengahan 2025, realisasi penyerapan masih di bawah target. Selain itu, Bulog juga dituntut menjaga stabilitas harga pangan dan distribusi bantuan pangan pemerintah.

“Kami ingin memastikan keseimbangan antara petani sebagai produsen dan masyarakat sebagai konsumen,” ujar Rizal dalam pernyataan resminya usai pelantikan.

Penunjukan TNI aktif dalam jabatan sipil strategis seperti Bulog kembali memunculkan perdebatan. Beberapa pengamat mempertanyakan efektivitas penempatan militer dalam struktur BUMN yang seharusnya dikelola profesional sipil. Namun, Erick menepis anggapan tersebut.

“Kita tidak bicara latar belakang, tapi kapabilitas. Yang penting adalah siapa yang bisa kerja cepat, tegas, dan akuntabel,” tegas Erick.

Mayjen Novi Helmy yang sebelumnya menjabat dirut hanya sekitar 4 bulan, sebelum mengundurkan diri secara sukarela. Sebelumnya, jabatan tersebut sempat diisi oleh Plt. Prihasto Setyanto, Direktur Pengadaan Bulog. Kondisi ini menunjukkan adanya dinamika internal yang cukup tinggi dalam kepemimpinan perusahaan pangan strategis tersebut.

Penunjukan Mayjen TNI Achmad Rizal Ramdhani sebagai Dirut Bulog menandai komitmen Kementerian BUMN untuk memperkuat sektor pangan nasional. Pemerintah berharap figur militer aktif dapat membawa disiplin, efektivitas, dan ketegasan dalam pengelolaan logistik dan distribusi pangan. Meski menuai pro dan kontra, Erick Thohir menegaskan bahwa penunjukan ini murni didasarkan pada kebutuhan kerja dan capaian target nasional.


Sumber: Kementerian BUMN, ANTARA, Detik, Kompas, Fusilat News