Jakarta — Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) bersama sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi demonstrasi bertajuk “Indonesia (C)emas” di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Senin, 29 Juli 2025. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas kondisi sosial-politik dan ekonomi nasional yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
Aksi Mahasiswa “Indonesia (C)emas”
Dalam aksinya, mahasiswa menyuarakan keresahan atas berbagai isu nasional, mulai dari penegakan hukum, transparansi pendidikan, hingga kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat.
Aksi ini diklaim sebagai respons terhadap “krisis kepercayaan publik” terhadap pemerintah.
“Kami hadir bukan untuk membuat kekacauan, tapi untuk menyampaikan suara rakyat yang cemas akan masa depan bangsa,” ujar salah satu orator dari atas mobil komando.
Pengamanan Ketat Aparat Gabungan
Mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan kemacetan, Polres Jakarta Pusat mengerahkan 1.489 personel gabungan yang terdiri dari anggota Polri, TNI, dan Pemda DKI Jakarta. Aparat ditempatkan di sejumlah titik strategis, termasuk kawasan Silang Selatan Monas dan sepanjang jalur menuju Istana Negara.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara humanis namun tegas.
“Kami menghormati hak menyampaikan pendapat, tapi juga menjamin ketertiban umum,” ujarnya.
Polisi memberikan sejumlah imbauan keras kepada massa aksi, termasuk larangan terhadap tindakan anarkis, perusakan fasilitas umum, pembakaran ban, Provokasi terhadap aparat. Orator diminta tidak menyampaikan narasi hasutan dan tetap menjaga ketertiban sesuai UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum.
Aksi “Indonesia Cemas” ini menjadi salah satu bentuk konsolidasi gerakan mahasiswa nasional yang kembali menguat menjelang tahun politik dan evaluasi kinerja pemerintah. Pihak BEM SI menegaskan akan terus melakukan pengawalan terhadap isu-isu strategis negara demi terciptanya pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab