Jakarta, 31 Juli 2025 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami bagi sejumlah wilayah di Indonesia bagian timur, menyusul gempa dahsyat bermagnitudo 8,7 yang mengguncang lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia, pada Rabu (30/7) pagi waktu Indonesia.
Gempa tersebut tercatat terjadi di kedalaman 94 kilometer dan diduga berasal dari zona subduksi di Palung Kuril-Kamchatka. Meski berjarak ribuan kilometer dari wilayah Indonesia, sistem pemantauan tsunami BMKG mendeteksi adanya potensi gelombang laut tinggi yang dapat berdampak pada beberapa wilayah pesisir Tanah Air.
Daerah yang Berpotensi Terkena Tsunami
Berikut adalah daftar 10 wilayah di Indonesia yang masuk dalam zona peringatan dini tsunami, beserta estimasi waktu tiba gelombang berdasarkan pemodelan BMKG:
Talaud – ETA: 14:52 WITA
Kota Gorontalo – ETA: 16:39 WITA
Halmahera Utara – ETA: 16:04 WIT
Manokwari – ETA: 16:08 WIT
Raja Ampat – ETA: 16:18 WIT
Biak Numfor – ETA: 16:21 WIT
Supiori – ETA: 16:21 WIT
Sorong Utara – ETA: 16:24 WIT
Jayapura – ETA: 16:30 WIT
Sarmi – ETA: 16:30 WIT
BMKG menyatakan bahwa status ini adalah peringatan dini dan bukan konfirmasi bahwa tsunami akan terjadi di seluruh lokasi tersebut. Namun, potensi risiko tetap harus diantisipasi.
Respons dan Imbauan Resmi
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, dalam konferensi pers siang ini, menyatakan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan pergerakan gelombang laut dengan sistem deteksi tsunami berbasis buoy dan tide gauge.
“Kami mengimbau masyarakat di pesisir wilayah yang berpotensi terdampak untuk tetap waspada, menjauhi pantai, dan mengikuti arahan dari BPBD serta aparat setempat,” ujarnya.
Lebih lanjut, BMKG menegaskan bahwa tidak semua gempa besar menghasilkan tsunami, namun potensi ini tetap perlu diantisipasi karena kekuatan gempa dan kedalamannya bisa menyebabkan perubahan permukaan laut secara signifikan.
Kesiapsiagaan Daerah dan Masyarakat
Sejumlah daerah yang disebutkan dalam daftar telah melakukan langkah cepat:
BPBD Papua Barat mulai mengaktifkan sirine peringatan dan mengevakuasi warga di sekitar pesisir Raja Ampat dan Sorong.
Di Manokwari, sekolah-sekolah yang berada dekat pantai diliburkan sementara hingga pemberitahuan lebih lanjut.
BMKG Gorontalo bekerja sama dengan TNI/Polri dalam pengamanan jalur evakuasi.
Potensi dan Dampaknya
Ahli geologi dari Universitas Gadjah Mada, Dr. Yulianus Sitorus, menjelaskan bahwa wilayah timur Indonesia, terutama di sekitar Pasifik barat, sangat rentan terhadap imbas tsunami dari gempa besar di Samudera Pasifik Utara.
“Indonesia berada di wilayah yang disebut Ring of Fire, dan banyak zona subduksi dari negara lain bisa berdampak pada Indonesia meskipun jauh secara geografis,” terangnya.
Kesimpulan & Imbauan Publik
BMKG akan terus memutakhirkan informasi resmi melalui kanal digital dan media sosial. Masyarakat diminta untuk tidak mempercayai hoaks atau kabar tidak terverifikasi, dan hanya mengacu pada:
Website Resmi BMKG
Aplikasi Info BMKG
Siaran resmi TV/Radio nasional
Kontak Darurat
BNPB Pusat: 117
BMKG Info Tsunami: 196
BPBD Papua Barat: (0961) 211 505