Become a member

Get the best offers and updates relating to Liberty Case News.

― Advertisement ―

spot_img

Mahasiswa ITS Terjun ke Daerah Transmigrasi Lewat Ekspedisi Patriot 2025

Surabaya, 25 Agustus 2025 – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melepas 228 mahasiswa untuk mengikuti Ekspedisi Patriot 2025, sebuah program pengabdian masyarakat yang berfokus...
HomeHukumAda Apa Anoa Parkir di Kejaksaan Agung? Siapa Siapa Taipan Yang Terdampak...

Ada Apa Anoa Parkir di Kejaksaan Agung? Siapa Siapa Taipan Yang Terdampak Kasus Triliunan Yang Diungkap Jampidsus?

Jakarta, 6 Agustus 2025 – Dua unit kendaraan tempur jenis Pindad Anoa tiba-tiba terparkir di halaman Kejaksaan Agung, Blok M, Jakarta Selatan. Munculnya kendaraan lapis baja milik TNI ini sontak memunculkan pertanyaan publik. Ada apa gerangan?

Apakah ada situasi darurat? Ancaman? Atau hanya sekadar “pengamanan biasa”? Tapi kalau memang biasa, kenapa yang digunakan adalah kendaraan tempur?

Dibantah, Tapi Mengapa Tetap Muncul?

Sebelumnya, sempat ramai kabar bahwa rumah Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Febri Adriansyah, digerebek polisi. Namun, kabar itu buru-buru dibantah oleh Polri, TNI, dan Kejaksaan Agung. “Tidak ada penggerebekan,” tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Aris Sam Indradi.

Tapi… jika memang tak terjadi apa-apa, mengapa rumah Febri dijaga oleh beberapa personel TNI bersenjata lengkap? Mengapa media menyebutkan ada 5 hingga 10 personel bersiaga di depan rumahnya?

Dan sekarang, tiba-tiba dua Anoa — kendaraan tempur yang biasa digunakan dalam operasi militer — diparkir di gedung Kejaksaan Agung. Untuk apa?

Penjelasan Resmi: Satgas PKH

Pihak Kejagung melalui Kepala Pusat Penerangan Hukum, Anang Supriatna, menyebut bahwa kehadiran kendaraan tempur tersebut adalah bagian dari pengamanan Sekretariat Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

Benarkah hanya itu tujuannya?

Satgas PKH sendiri merupakan tim gabungan yang dipimpin oleh Menhan Letjen TNI Safri Samsudin dan dilaksanakan oleh Jampidsus Febri Adriansyah. Tim ini sedang mengembalikan jutaan hektare hutan negara dari tangan para taipan.

Apakah karena itu Febri kini dalam sorotan? Apakah tekanan sedang datang dari kekuatan besar yang terganggu oleh kerja Satgas?

Korupsi Triliunan: Siapa yang Terpukul?

Jampidsus Febri selama ini dikenal menangani kasus kakap: korupsi triliunan, penyitaan tanah, penyelidikan terhadap nama-nama besar yang sebelumnya ‘untouchable’.

Apakah kemunculan Anoa adalah bentuk perlindungan karena ancaman serius terhadap dirinya? Atau… ada operasi dalam bayangan yang tak diketahui publik?

Publik Bertanya, Pemerintah Bungkam?

Semua pertanyaan ini menggantung.

  • Jika tidak ada ancaman, mengapa kendaraan tempur dikerahkan?

  • Jika tidak ada penggerebekan, mengapa rumah pejabat dijaga TNI?

  • Jika semua berjalan normal, mengapa publik dibiarkan bertanya-tanya?

Apakah ini sinyal adanya konflik internal antar lembaga? Atau mungkin ada upaya pembungkaman terhadap penegak hukum yang sedang menyentuh kepentingan para oligarki?

Ataukah… ini semua hanya kebetulan?

Wallahu A’lam Bisawab…

Sampai saat ini belum ada penjelasan meyakinkan yang menenangkan publik. Yang ada justru kecurigaan makin tumbuh, spekulasi makin membesar, dan rasa ingin tahu makin mendalam.

Ada apa sebenarnya? Siapa yang sedang diganggu? Dan siapa yang sedang melindungi?

Rakyat hanya bisa menunggu sambil mengintip dua Anoa yang diam berdiri di halaman Kejaksaan Agung — membisu, tapi menyimpan seribu tanda tanya.