Become a member

Get the best offers and updates relating to Liberty Case News.

― Advertisement ―

spot_img

Mahasiswa ITS Terjun ke Daerah Transmigrasi Lewat Ekspedisi Patriot 2025

Surabaya, 25 Agustus 2025 – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melepas 228 mahasiswa untuk mengikuti Ekspedisi Patriot 2025, sebuah program pengabdian masyarakat yang berfokus...
HomePolitikRestrukturisasi Kopassus: Komando Elit TNI Siap Ekspansi ke Luar Jawa

Restrukturisasi Kopassus: Komando Elit TNI Siap Ekspansi ke Luar Jawa

Jakarta, 6 Agustus 2025 — Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, mengonfirmasi adanya rencana restrukturisasi dan pengembangan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di lingkungan TNI Angkatan Darat. Dalam pernyataannya, Dudung menyebutkan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari modernisasi organisasi dan perluasan jangkauan operasional Kopassus, sesuai dengan kebutuhan strategis pertahanan negara.

“Ini merupakan perintah langsung dari Presiden Republik Indonesia untuk memperluas dan memodernisasi struktur Kopassus agar bisa menjangkau wilayah-wilayah penting di luar Jawa,” ujar Dudung dalam wawancara dengan media nasional.

Perubahan Pangkat dan Struktur Komando

Salah satu poin penting dalam restrukturisasi ini adalah kenaikan eselon kepangkatan Komandan Kopassus dari semula berpangkat Mayor Jenderal (bintang dua) menjadi Letnan Jenderal (bintang tiga). Perubahan ini mencerminkan peningkatan fungsi dan peran strategis Kopassus dalam sistem pertahanan nasional, serta memberikan ruang untuk pembentukan satuan-satuan baru di luar Pulau Jawa.

Hal ini selaras dengan Pasal 11 dan Pasal 16 UU No. 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI), yang mengatur tentang pembinaan kekuatan dan penyebaran satuan TNI berdasarkan postur pertahanan negara.

Ekspansi ke Wilayah Strategis

Rencana ekspansi mencakup pembentukan satuan baru Kopassus di wilayah-wilayah strategis, antara lain:

  • Pekanbaru – sebagai pintu gerbang pertahanan barat Indonesia,

  • Kalimantan – mendukung pengamanan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan potensi perbatasan,

  • Kendari – sebagai bagian dari penguatan armada tengah di Sulawesi,

  • Papua – kawasan timur yang memiliki dinamika keamanan tersendiri.

Ekspansi ini diharapkan dapat meningkatkan daya gerak, respon taktis, serta distribusi kekuatan khusus TNI secara lebih merata di seluruh wilayah NKRI.

Arahan Langsung Presiden

Dudung menyampaikan bahwa rencana ini merupakan bagian dari kebijakan strategis Presiden RI dalam memperkuat ketahanan nasional secara menyeluruh. Pertimbangan utama adalah luasnya wilayah geografis Indonesia, keragaman ancaman, serta perlunya mempercepat mobilisasi pasukan elite di luar Pulau Jawa.

Fokus pada Kopassus, Bukan Kostrad

Berbeda dari Kopassus, restrukturisasi ini tidak melibatkan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Menurut Dudung, struktur dan kekuatan Kostrad saat ini sudah memadai, baik dalam jumlah pasukan maupun dalam distribusi geografisnya. Oleh karena itu, pengembangan saat ini hanya difokuskan kepada Kopassus.

Implikasi Strategis Nasional

Pengembangan Kopassus ke luar Jawa diyakini akan memberikan pengaruh besar terhadap pertahanan teritorial dan kemampuan respon cepat TNI terhadap ancaman non-konvensional, baik dari dalam maupun luar negeri. Dengan kehadiran satuan elite di daerah, potensi konflik atau gangguan keamanan dapat direspon secara cepat, presisi, dan profesional.