Become a member

Get the best offers and updates relating to Liberty Case News.

― Advertisement ―

spot_img
HomeBusinessKoreksi Bitcoin Tekan Pasar Kripto, Investor Mulai Alihkan Likuiditas ke Meme Coin...

Koreksi Bitcoin Tekan Pasar Kripto, Investor Mulai Alihkan Likuiditas ke Meme Coin PEPE

Jakarta — Tekanan pasar kripto terus berlanjut setelah Bitcoin (BTC) terjun di bawah USD 100.000, memicu fase risk-off di hampir seluruh kelas aset digital. Meski demikian, sejumlah altcoin dengan karakter spekulatif — termasuk PEPE (PEPE) — justru menunjukkan pola teknikal yang menarik perhatian trader jangka pendek maupun menengah.

BTC dalam Fase Koreksi, Dampak Domino ke Altcoin

Secara teknikal, BTC kini berada di bawah beberapa level support mayor pada timeframe harian. Penembusan support psikologis di level USD 100.000 menempatkan harga pada struktur lower–high dan lower–low yang mengindikasikan fase koreksi masih berlangsung.

Tekanan ini berimplikasi langsung pada keseluruhan pasar altcoin, termasuk PEPE. Namun berbeda dari sebagian altcoin lainnya, PEPE menunjukkan perilaku harga yang tidak sepenuhnya mengikuti BTC — indikasi awal adanya intervensi whale dan spekulasi likuiditas yang meningkat.


Analisis Teknis PEPE: Tanda-Tanda Akumulasi Whale Mulai Terlihat

1. Support–Resistance Kunci

Berdasarkan pergerakan terbaru:

  • Harga saat ini: ±0.00000415

  • Support terdekat: 0.00000405 – 0.00000410

  • Support mayor: 0.00000380

  • Resistance jangka pendek: 0.00000455

  • Resistance mayor: 0.00000490 – 0.00000510

Level 0.00000455 menjadi batas psikologis terdekat untuk mengonfirmasi potensi pembalikan (short-term reversal). Jika ditembus dengan volume tinggi, struktur harga berpotensi membentuk pola higher low pertama sejak koreksi BTC dimulai.


2. Indikasi Akumulasi Whale

Data on-chain terbaru (dompet besar, inflow-exchange, serta perpindahan token > 500M PEPE) menunjukkan:

  • Penurunan exchange balance PEPE: indikasi token ditarik ke wallet pribadi (biasanya untuk disimpan, bukan dijual).

  • Aktivitas accumulation clusters di beberapa wallet besar.

  • Tidak ada lonjakan signifikan ke wallet CEX, menandakan tekanan jual whale relatif rendah.

Ini mengindikasikan bahwa sebagian whale tidak menjual di area koreksi, melainkan memperkuat posisi.


3. Volume Divergence Positif

Walaupun harga mengalami penurunan ringan mengikuti BTC, volume beli justru meningkat pada timeframe 4H dan 12H. Terjadi bullish volume divergence — pola sering muncul menjelang pembalikan jangka pendek.


4. RSI Mengarah ke Reversal

  • RSI 4H berada di area 38–42, mendekati oversold, tetapi tidak breakdown lebih dalam.

  • Terlihat momentum naik ringan (micro reversal) seiring lonjakan volume akumulasi.

Indikator ini mendukung narasi bahwa area 0.00000405 – 0.00000410 menjadi zona pantulan alami (reaction zone).


5. Struktur Pola Harga: Potensi “Compression Breakout”

Harga PEPE sedang bergerak dalam pola kompresi:

  • Low semakin tinggi (higher lows kecil).

  • High masih tertahan di area 455.

Pola seperti ini biasanya berakhir dengan breakout impulsif apabila ada katalis volume dari whale.


Kesimpulan Teknis

Jika BTC tidak membuat penurunan baru, skenario PEPE adalah:

  • Naik ke 0.00000455 sebagai resistance pertama.

  • Jika tembus, target berikut: 0.00000490 – 0.00000510.

  • Ini akan membuka peluang tren bullish mini yang dapat berlangsung beberapa hari hingga minggu.

Jika BTC jatuh lagi, support kuat PEPE berada di:

  • 0.00000380, zona akumulasi besar sebelumnya.


Prospek Hingga 2026

Jika pola akumulasi whale terus berulang, PEPE berpotensi:

  • memasuki fase markup baru pada siklus altseason berikut,

  • dan secara teknikal memungkinkan kill 1 zero
    (selama kondisi pasar makro kripto pulih dan BTC memasuki fase ekspansi baru).

Namun risiko tetap sangat tinggi, mengingat PEPE adalah meme coin dengan volatilitas ekstrem.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here