Become a member

Get the best offers and updates relating to Liberty Case News.

― Advertisement ―

spot_img
HomeNewsKOMBAT Berbagi untuk Korban Banjir Medan: Solidaritas di Tengah Bencana

KOMBAT Berbagi untuk Korban Banjir Medan: Solidaritas di Tengah Bencana

Medan – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Kombat Restorasi Indonesia, atau yang lebih dikenal dengan KOMBAT, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat. Pada Minggu, 30 November 2025, KOMBAT turun langsung membantu warga Medan yang terdampak banjir besar. Aksi kemanusiaan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat sekaligus wujud solidaritas terhadap ribuan warga yang kini tengah berjuang bangkit dari musibah yang melanda.

KOMBAT menyalurkan bantuan di empat titik lokasi yang menjadi wilayah paling terdampak banjir, yaitu:

  1. Jalan Sunggal, Kelurahan Sunggal

  2. Posko Bantuan Masjid Al Hafiz, Jalan TB Simatupang, Kelurahan Sunggal

  3. Posko Bantuan Banjir, Jalan Swadaya, Kelurahan Lalang

  4. Posko Kelurahan Pulo Brayan Kota, Jalan Budi Pembangunan III

Di setiap titik tersebut, relawan KOMBAT langsung menemui warga yang masih bertahan di rumah maupun di posko penampungan. Selain memberikan bantuan secara door to door, KOMBAT juga menyuplai logistik ke posko-posko yang didirikan warga—termasuk dapur umum yang menjadi pusat penyediaan makanan bagi keluarga yang terdampak.

Bantuan yang disalurkan berupa beras, mi instan, minyak goreng, dan gula pasir. Meski sederhana, bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.

Ketua KOMBAT Kota Medan, Samsir Pohan, didampingi Ketua Harian Zulfi Azmi, Sekretaris David Sihombing, serta jajaran anggota Kombatan lainnya, menyampaikan bahwa pihaknya merasa terpanggil untuk turun tangan. Menurutnya, bencana ini bukan hanya urusan pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab moral seluruh elemen masyarakat.

“Beras, mi instan, minyak goreng, dan gula yang kami bagikan memang tidak sebanding dengan penderitaan saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir,” ujar Samsir dengan penuh empati.

“Gerakan ini adalah bentuk solidaritas. Kita semua sedang berduka. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak.”

Dalam kesempatan tersebut, Samsir menekankan bahwa KOMBAT akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama pada situasi bencana yang membutuhkan aksi cepat. Ia juga mengajak seluruh pihak—baik komunitas, lembaga, maupun individu—untuk ikut bersatu membantu para korban banjir.

Menurutnya, musibah ini menjadi pengingat bahwa Medan adalah rumah bersama, dan ketika sebagian anggota masyarakat mengalami kesulitan, maka seluruh elemen kota harus bergerak bersama dalam semangat gotong royong.

Aksi sosial KOMBAT pada hari itu mendapat apresiasi dari warga setempat. Kehadiran para relawan di lokasi banjir bukan hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga membawa semangat, penguatan moral, dan kehadiran manusiawi yang sangat dibutuhkan para korban pada masa krisis.

Banjir besar akhir November ini memang telah memicu keprihatinan luas. Selain merendam ribuan rumah, bencana tersebut juga menghambat aktivitas ekonomi, mengganggu akses jalan, serta memaksa banyak keluarga mengungsi sementara. Dalam situasi seperti ini, hadirnya ormas seperti KOMBAT memberi harapan dan menunjukkan bahwa solidaritas sosial masih kuat di Kota Medan.

KOMBAT menegaskan komitmennya untuk terus bersiaga dan siap membantu kapan pun masyarakat membutuhkan. Upaya kecil bila dilakukan bersama, menurut Samsir, akan menjadi kekuatan besar untuk membantu warga bangkit kembali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here